Saturday, August 31, 2013


            Dalam kitab an-Nawadir, karya Ahmad Syihabudin bin Salamah al-Qalyubiy dikisahkan, ada seorang Yahudi yang mencintai seorang wanita sampai tergila-gila. Akibatnya ia merasa makan & minum tak enak serta tidur tak nyenyak.
Akhirnya, ia menemui Atha’ al-Akbar untuk menanyakan jalan keluar atas kesulitan yang dihadapinya itu.
            Atha’ lantas menuliskan kalimat basmalah (Bismillahir-rahmanir-rahim) di sehelai kertas, lalu berkata kepadanya. “Bacalah ini, mudah-mudahan Allah SWT melalaikanmu dari mengingat wanita itu serta mengaruniakan wanita itu kepadamu.”
            Setelah tulisan itu dibaca, ia berkata, “Wahai Atha’, aku telah merasakan manisnya iman dan telah bersinar cahaya di dalam kalbuku hingga sekarang aku telah melupakan wanita itu. Ajarkanlah Islam kpdku.” Maka, Atha’ mengajarkan tentang Islam kpdnya. Sebab keberkahan basmalah itu, ia pun masuk Islam.
            Keislaman orang Yahudi itu terdengar oleh wanita yang dahulu disenanginya. Lantas wanita itu datang menemui Atha’ & berkata. “Ya imam al-Muslimin, saya adalah wanita yang disebutkan oleh Yahudi yang masuk Islam itu. Semalam saya bermimpi didatangi oleh seseorang dan orang itu berkata kepada saya. “Jika anda ingin melihat tempat anda di dalam surgaku menghadaplah kepada Atha’, karena ia akan memperlihatkannya kepeda anda. Nah, sekarang aku berada di hadapan tuan, maka katakanlah kepadaku, di mana surga itu?”
            Atha’ menjawab, “Jika anda menginginkan surga maka anda harus membuka pintunya terlebih dahulu, baru memasukinya.” Wanita itu bertanya, “Bagaimana aku dapat membuka pintunya?” Jawab Atha’, “Ucapkanlah basmalah,”
            Setelah wanita itu membaca basmalah, lalu berkata, “Wahai Atha’, kurasakan ada seberkas cahaya bersinar dalam kalbuku dan kerajaan Allah dapat kulihat. Ajarkanlah Islam kapadaku.”
            Atha mengajarkan Islam kepadanya. Berkat basmalah, wanita itu masuk Islam. Lalu ia pulang kembali ke rumahnya. Pada malam harinya ketika tidur, ia bermimpi seakan-akan masuk ke surga, menyaksikan istana dan kubah di dalamnya. Di salah satu kubah itu ada tulisan: Bismillahir-rahmanir-rahim, La ilaha illallah, Muhammad rasulullah.
            Ketika wanita itu membaca tulisan tersebut, tiba2 terdengar suara mengatakan, “Wahai wanita-wanita, Allah telah memberikan semua apa yang kau baca.”
            Dari kisah di atas, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa basmalah merupakan salah satu dari inti kandungan ajaran Islam. Demikian juga diungkapkan sejumlah ulama akan keutamaan basmalah.

0 comments:

Post a Comment