Thursday, September 19, 2013

Jakarta, Yang ditunggu-tunggu akhirnya datang sudah. BlackBerry secara resmi mengumumkan ketersediaan aplikasi instant messaging populer BlackBerry Messenger untuk platform Android dan iPhone.


"Dengan lebih dari satu miliar ponsel Android, iOS, dan BlackBerry yang beredar di pasaran, dan tidak adanya platform mobile messaging yang sangat dominan, ini benar-benar waktu yang tepat untuk membawa BBM ke pengguna Android dan iPhone," kata Wakil Presiden Eksekutif BlackBerry Messenger Andrew Bocking.

Lalu, kapan pengguna di Indonesia bisa mengunduh BBM di Android dan iPhone?

Berdasarkan keterangan resmi dari BlackBerry, BBM sudah bisa diunduh (download) dari toko aplikasi Google Play Store pada hari Sabtu tanggal 21 September 2013, pukul 07.00 pagi waktu Eastern Day Time (EDT).

Artinya, aplikasi tersebut seharusnya telah tersedia untuk pengguna Android di Indonesia pada hari Sabtu, 21 September 2013, pukul 18.00 WIB.

Jadwal ketersediaan BBM untuk iOS terpaut satu hari dan akan mulai tersedia secara global di toko aplikasi App Store pada Minggu, 22 September 2013, pukul 00.01 waktu setempat.

Selain dari Google Play dan App Store, peminat juga bisa memperoleh aplikasi BBM untuk Android dan iOS dari situs resmi BlackBerry di www.bbm.com.

Aplikasi BBM bisa berjalan di iPhone dengan sistem operasi iOS versi 6/7 atau Android Ice Cream Sandwich dan Jelly Bean (Android 4.x).

Pengguna Android dan iPhone dapat memanfaatkan BBM untuk mengirim pesan teks, foto, voice note, serta membuat grup diskusi berisi 30 kontak.

5 Kerugian Menginstall BBM Di Android Kalian

Kemunculan aplikasi BBM pada iOS dan Android memang sudah ditunggu-tunggu banyak orang. Pasalnya, aplikasi lintas platform ini memang pernah menjadi fenomenal di kalangan pengguna Blackberry seantero jagat raya. Banyak pengguna Android yang sudah tidak sabar menginstall BBM di perangkat smartphonenya, tapi dibalik antusias masyarakat, ternyata banyak kerugian yang bisa kalian dapat jika menginstall BBM pada ponsel kalian.
Apa saja kerugian yang akan kalian alami jika menginstal BBM di perangkat iOS dan Android kalian? Dilansir dari Merdeka, Berikut adalah 5 kerugian yang dapat kalian rasakan:

1. Sering Lumpuhnya BlackBerry Messenger
Akhir-akhir ini, Aplikasi BBM dikenal dengan layanannya yang sering "down". Sudah banyak keluhan masyarakat akan lumpuhnya layanan BBM dikarenakan masalah tertentu. Tentu saja tidak lain pada perangkat Blackberry, pada Android dan iOS, bukan tidak mungkin layanan ini mengalami hal yang sama.

Kalian akan ikut merasakan bagaimana kesalnya para pemilik Blackberry saat mereka tidak bisa ber- BBM ria bersama teman-teman mereka selama beberapa jam atau bahkan satu harian penuh. Jangan sampai anda meninju atau membanting ponsel kalian gara-gara layanan BBM yang tidak kooperatif.

2. Serangan Broadcast Message
Ini dia yang sering mengganggu para pengguna BBM di Blackberry, ya aktivis BBM yang sering kali menyebar Broadcast message merupakan hal yang paling mengganggu. Apalagi jika informasi Broadcast message tersebut berisi informasi ngawur yang menakut-nakuti kita seperti "jika tidak diteruskan maka akan sial 7 turunan, bla bla bla".

Hal ini pastinya akan kalian rasakan pada perangkat Android dan iOS yang akan kalian install BBM. Sudah siapkah menerima serangan bejibun Broadcast Message? Ugghh membayangkan saja sudah malas.

3. Lambatnya Pesan Tersampaikan atau Pending
"Aah BBM pending", "nyampe ga sih pesan loe? gw uda ngirim kok tapi pending", "pending woi pending BBM". Kata-kata ini mau tidak mau akan sering kalian dengar. BBM memang asik digunakan, tapi jika sudah menyentuh kata-kata pending, pastinya tidak akan menyenangkan lagi. Dengan pengguna BlackBerry Messenger di smartphone BlackBerry saja, sudah banyak pengguna aplikasi ini yang mengeluhkan seringnya pesan mereka tidak tersampaikan atau pending.

Penyebab dari banyaknya pengguna yang mengeluhkan pending pesan BlackBerry Messenger ini di samping sistem BBM atau BIS yang bermasalah bisa juga dikarenakan jaringan operator yang tidak mendukung. Bayangkan jika semua pengguna android mengeluhkan pendingnya BBM? Berapa juta orang akan memenuhi komplain ini?


Default 5 Kerugian Menginstall BBM Di Android Kalian

Kemunculan aplikasi BBM pada iOS dan Android memang sudah ditunggu-tunggu banyak orang. Pasalnya, aplikasi lintas platform ini memang pernah menjadi fenomenal di kalangan pengguna Blackberry seantero jagat raya. Banyak pengguna Android yang sudah tidak sabar menginstall BBM di perangkat smartphonenya, tapi dibalik antusias masyarakat, ternyata banyak kerugian yang bisa kalian dapat jika menginstall BBM pada ponsel kalian.



Apa saja kerugian yang akan kalian alami jika menginstal BBM di perangkat iOS dan Android kalian? Dilansir dari Merdeka, Berikut adalah 5 kerugian yang dapat kalian rasakan:


1. Sering Lumpuhnya BlackBerry Messenger


Akhir-akhir ini, Aplikasi BBM dikenal dengan layanannya yang sering "down". Sudah banyak keluhan masyarakat akan lumpuhnya layanan BBM dikarenakan masalah tertentu. Tentu saja tidak lain pada perangkat Blackberry, pada Android dan iOS, bukan tidak mungkin layanan ini mengalami hal yang sama.

Kalian akan ikut merasakan bagaimana kesalnya para pemilik Blackberry saat mereka tidak bisa ber- BBM ria bersama teman-teman mereka selama beberapa jam atau bahkan satu harian penuh. Jangan sampai anda meninju atau membanting ponsel kalian gara-gara layanan BBM yang tidak kooperatif.


2. Serangan Broadcast Message


Ini dia yang sering mengganggu para pengguna BBM di Blackberry, ya aktivis BBM yang sering kali menyebar Broadcast message merupakan hal yang paling mengganggu. Apalagi jika informasi Broadcast message tersebut berisi informasi ngawur yang menakut-nakuti kita seperti "jika tidak diteruskan maka akan sial 7 turunan, bla bla bla".

Hal ini pastinya akan kalian rasakan pada perangkat Android dan iOS yang akan kalian install BBM. Sudah siapkah menerima serangan bejibun Broadcast Message? Ugghh membayangkan saja sudah malas.


3. Lambatnya Pesan Tersampaikan atau Pending


"Aah BBM pending", "nyampe ga sih pesan loe? gw uda ngirim kok tapi pending", "pending woi pending BBM". Kata-kata ini mau tidak mau akan sering kalian dengar. BBM memang asik digunakan, tapi jika sudah menyentuh kata-kata pending, pastinya tidak akan menyenangkan lagi. Dengan pengguna BlackBerry Messenger di smartphone BlackBerry saja, sudah banyak pengguna aplikasi ini yang mengeluhkan seringnya pesan mereka tidak tersampaikan atau pending.

Penyebab dari banyaknya pengguna yang mengeluhkan pending pesan BlackBerry Messenger ini di samping sistem BBM atau BIS yang bermasalah bisa juga dikarenakan jaringan operator yang tidak mendukung. Bayangkan jika semua pengguna android mengeluhkan pendingnya BBM? Berapa juta orang akan memenuhi komplain ini?

4. Kuota Internet Menjadi Boros

Bagi para pengguna, kuota internet adalah segalanya. Mungkin jika kalian kehabisa kuota internet, ponsel kalian menjadi sebuah ponsel yang tidak berguna. Ya, pastinya hal ini sangat menjengkelkan. Kita tahu bahwa beberapa operator seluler membagi paket mereka menjadi 2 paket untuk ponsel Blackberry. Yakni paket BBM dan full service. BBM merupakan hal yang sangat menguras kuota internet.

Dengan koneksi internet yang harus selalu aktif ini, hampir dipastikan jika biaya untuk koneksi internet di smartphone Anda akan berlipat ganda. Jikalau Anda menggunakan sistem kuota internet, juga dipastikan kuota tersebut akan habis lebih awal jika dibanding sebelumnya.

5. Daya baterai smartphone cepat terkuras


Click here to see a large version

Pernah melihat teman kalian pengguna BBM sering ngecas hape mereka? Tentu saja kalian sering melihat. Dikarenakan aplikasi BBM sangat menguras baterai, ponsel BB mereka jadi cepat lowbet. Kenapa hal ini terjadi? Aktifnya aplikasi BBM memerlukan koneksi internet yang terus aktif.

menyebabkan daya baterai akan terkuras lebih cepat dibanding biasanya.Daya yang dibutuhkan untuk koneksi internet aplikasi BlackBerry Messenger dan daya untuk notifikasi setiap BBM chat yang masuk jelas akan menambah cepat terkurasnya daya baterai smartphone Anda.

Sumber

0 comments:

Post a Comment